Banyak orang yang masih awam dalam dunia investasi saham dan ragu untuk membeli saham karena tidak paham mengenai apa itu saham. Padahal secara sederhana pengertian saham adalah suatu dokumen atau surat berharga berbentuk lembaran yang dapat menunjukkan dan menampilkan kepemilikan investor atas suatu perusahaan.

Akhir-akhir ini investasi saham menjadi salah satu alternatif investasi yang banyak digemari oleh kalangan terutama milenial. Maklum, ketika market sedang naik maka dapat memberikan keuntungan yang besar kepada para investornya.

Sebelum berani memulai untuk investasi saham ada baiknya kamu membaca ulasan dibawah ini terlebih dahulu agar mengetahui lebih jelas mengenai dasar-dasar investasi saham.

Beberapa ahli telah memaparkan pendapat masing-masing seperti dibawah ini yang dikutip dari https://accurate.id/

Baca Juga: Pengertian dan Jenis Dividen dalam Investasi Saham

Pengertian Saham Berdasarkan Para Ahli

1. Sapto Raharjo

Sapto Raharjo menjelaskan bahwa pengertian saham adalah sebuah surat berharga yang berisi bukti kepemilikan ataupun penyertaan dari seorang atau instansi perusahaan

2. Swadidji Widoatmodjo

Swadidji Widoatmodjo menjelaskan bahwa pengertian saham adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pemilik perusahaan perseroan terbatas atau emiten.

3. Tjiptono Darmadji dan Hendy M. Fakhrudin

Kedua ahli ekonomi diatas menerangkan bahwa pengertian saham adalah surat bukti atau tanda bukti kepemilikan individu atau instansi pada suatu perusahaan perseroan terbatas. Saham tersebut memiliki bentuk lembaran surat berharga yang berisi bahwa pemilik dari surat berharga tersebut adalah pemilik perusahaan yang mengeluarkan surat berharga.

Dalam dunia saham terdiri dari beberapa jenis sebagai berikut:

Jenis Saham

Jenis Saham Berdasarkan Kemampuan

Berdasarkan kemampuannya, jenis saham perusahaan sendiri dibagi menjadi 2, yaitu :

1. Saham biasa (common stock)

yaitu saham yang akan memberikan hak kepada pemiliknya untuk mendapatkan dividen dalam jumlah yang besar dan juga saham bonus, ketika perusahaan dalam keadaan untung. Namun, jika perusahaan dalam keadaan rugi, pemilik saham harus siap menanggung kerugian sebesar investasi yang ia punya.

2. Saham preferen (preferred stock)

Yaitu saham yang berbeda dengan saham biasa, saham preferen cenderung memiliki pembagian dividen yang tetap. Namun keuntungannya, jika perusahaan mengalami rugi, pemilik saham preferen akan diberikan hak / prioritas dalam pembagian hasil penjualan aset.

Jenis Saham Berdasarkan Kinerja Perdagangan

Berbeda dengan kedua jenis saham diatas, saham dapat dibedakan lagi sesuai kinerja perdagangan yaitu

1. Counter cyclical stocks

Saham yang nilainya akan cenderung stabil dan tidak terlalu terpengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan keadaan dunia bisnis. 

2. Growth stocks

Saham yang memiliki potensi pertumbuhan pendapatan yang tinggi dalam lingkup industri yang homogen/sejenis.

3. Income stocks

Saham yang memiliki pembayaran dividennya diatas rata – rata pembayaran dividen di tahun – tahun sebelumnya.

4. Blue Chip stock

Saham dari perusahaan yang memiliki penghasilan dan pembayaran dividen yang stabil.

5. Speculative stocks

Saham dari perusahaan yang belum memiliki penghasilan stabil, meskipun begitu perusahaan ini masih punya peluang untuk memiliki pendapatan yang tinggi.

Selain jenis-jenis saham, kamu juga harus tau apa saja manfaat yang dapat diperoleh saat memiliki saham di sebuah perusahaan. 

Keuntungan Investasi Saham

1. Capital gain

Keuntungan yang diperoleh para investor ketika berhasil menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga belinya dulu.

2. Dividen

Keuntungan yang akan diperoleh para investor dari pembagian dividen oleh perusahaan.

Selain memiliki keuntungan, kamu harus tau ada kerugian investasi saham yang bisa saja kalian alami selama berinvestasi.

Kerugian Investasi Saham

1. Risiko perusahaan bangkrut

Para investor harus bersiap untuk tidak mendapatkan apapun ketika tidak ada aktiva perusahaan yang tersisa.

2. Tidak menerima dividen

Ini bisa saja terjadi ketika keuntungan yang diperoleh perusahaan harus dengan terpaksa digunakan untuk mengembangkan perusahaan.

3. Kehilangan modal

Hal ini sangat mungkin terjadi ketika harga beli saham ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan harga jualnya.

4. Delisting

Delisting adalah penghapusan suatu perusahaan terdaftar dari bursa saham. Sehingga investor harus siap menerima kerugian karena saham yang terhapus dari pencatatan bursa tidak bisa lagi diperdagangkan.

Nah, pembahasan diatas merupakan ulasan dari pengertian saham, jenis serta keuntungan dan kerugian saham sebelum kamu benar-benar memulai investasi saham. Baca dahulu lalu segera praktikkan. Semoga bermanfaat!