Perkembangan dunia keuangan saat ini terus menerus memberikan perubahan yang semakin maju dan memudahkan siapapun untuk mendapatkan uang extra. Salah satu inovasi terkini dalam dunia keuangan yang istilah kerennya bernama peer to peer lending (p2p lending) Asetku yang dimana akan dibahas dalam review kali ini. 

Secara sederhana, aktivitas p2p lending ini memudahkan akses dalam kegiatan pinjam meminjam untuk siapapun.  Kemudahan tersebut diakomodir salah satu perusahaan yaitu PT. Pintar Inovasi Digital atau yang lebih sering dikenal sebagai “Asetku” yang bertempat di Jakarta. 

Baca Juga: Perkembangan Fintech P2P Lending di Indonesia

Asetku ini merupakan salah satu perusahaan dibawah Akulaku Group yang ada di Indonesia. Nah, Akulaku group tersebut merupakan bagian dari Akulaku Global yang berpusat di Tiongkok. 

Pertama kali kenal dengan Asetku ketika saya menghadiri salah satu event dari kantor perencanaan keuangan yang bertempat di salah satu cafe yang ada di Jakarta Pusat pada tahun 2019. Kebetulan acara tersebut menggandeng Asetku sebagai partner penyelenggara. 

Dari banyaknya perusahaan sejenis yang sedang naik daun, Asetku ini termasuk berbeda. Apa ya pembeda dari perusahaan sejenis?

Legalitas

Sebelum lebih jauh review p2p lending Asetku, dari sisi legalitas perlu kamu ketahui bahwa Asetku merupakan salah satu perusahaan dalam organisasi AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) dan AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia). 

Tidak hanya itu saja, Asetku ini sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sejak desember 2018 sehingga bukan merupakan pinjaman online bodong yang kadang sering meresahkan masyarakat saat ini.

Teknologi

Asetku menggabungkan kebutuhan model pendanaan yang dibutuhkan masyarakat secara cepat dan dapat memberikan imbal hasil yang besar dengan teknologi yang mudah. Mulainya berkembang teknologi pinjam meminjam saat ini membuat Asetku dapat mudah diakses hanya dengan aplikasi mobile yang dapat kamu cari lewat playstore dan appstore

Hanya dengan membutuhkan handphone dan jaringan internet, dimana saja kamu dapat menggunakan aplikasi Asetku ini. Dari pengalaman saya menggunakan aplikasi Asetku, memang sangat mudah dan lancar jaya dalam sisi User Interface dan User Experience pengguna.

Pendanaan Asetku

Aplikasi satu ini memiliki cara kerja yang berbeda dari p2p lending sejenis. Kok bisa? Nah, kalau p2p lending sejenis pada umumnya menyasar pada UKM-UKM maka di Asetku ini memiliki peminjam yaitu retail perorangan yang berasal dari marketplace yang telah bermitra dengan Asetku. 

Jadi, Asetku ini menjadi platform yang berfokus untuk orang-orang yang ingin meminjamkan uangnya kepada peminjam dari marketplace. Sudah paham?

Pendanaan Asetku memang cukup beragam sekali dengan memberikan tawaran nominal imbal hasil yang besar jika dibandingkan dengan p2p lending sejenis. Cocok buat orang-orang yang ingin mencari alternatif mendapatkan uang lebih dari hasil meminjamkan uang “nganggur” mereka. 

Imbal hasilnya pun sangat bagus dengan rentang antara 17%-22% per tahun tergantung tenor yang dipilih.

Nggak usah takut untuk mulai memilih pendanaan di Asetku karena alternatif pendanaan pun sangat beragam. Besaran imbal hasil disesuaikan berapa lama tenor dan besaran yang akan kamu pinjamkan seperti contoh pada aplikasi berikut:

Sumber: Aplikasi Asetku

Sangat menarik kan? kamu perlu deh coba aplikasi satu ini dimulai dengan nominal dan tenor yang kecil dulu. Kalau sudah membangun “trust” pada aplikasi ini kamu bisa mencoba-coba berbagai alternatif pendanaan yang tersedia banyak banget di aplikasi.

Tingkat Keberhasilan Pengembalian

Review p2p lending berikutnya tentang Asetku yaitu indikator bagaimana perkembangan tingkat pengembalian suatu perusahaan penyedia jasa pinjam meminjam ini yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Semua perusahaan p2p lending yang terdaftar dan diawasi oleh OJK wajib menampilkan tingkat keberhasilan pengembalian pada hari ke 90 (TKB 90) sejak tanggal jatuh tempo. 

Pada website Asetku bagian pojok kanan atas, kamu akan mendapatkan informasi bahwa hingga saat ini tingkat TKB90 masih berada pada 100% loh. 

Ini sebagai bukti bahwa belum ada kasus gagal bayar dari peminjam yang didanai oleh Asetku. Sehingga saat ini pendana Asetku selalu menerima pengembalian dana pokok dan imbal hasil tanpa ada hambatan. 

Memang, jika dibandingkan dengan instrumen lain pendanaan melalui p2p lending lebih mudah. Hanya berhubungan dengan rasa trust yang dimiliki oleh si pendana dengan perusahaan di tengah banyaknya perusahaan bodong yang membuat rugi banyak pihak baik dari peminjam maupun pendana. 

Jika rasa trust sudah terbentuk, p2p lending ini bisa menjadi alternatif agar uang yang kamu miliki tidak berdiam saja di tabungan tetapi juga memberikan hasil yang lebih. Semoga dengan membaca review p2p lending Asetku diatas dapat memberikan referensi dalam mendapatkan keuntungan melalui fintech p2p lending.

Tertarik untuk mencoba? Jangan sungkan untuk menghubungi contact dibawah ini ya!

Salmon Jatiman / 0812-8649-5085
Kode RM: SJO
PT. Pintar Inovasi Digital (Asetku)