Saat ini salah satu instrumen investasi yang sedang naik daun salah satunya adalah reksadana. Seiring berkembangnya kemajuan financial technology yang memberikan kemudahan dalam berinvestasi pada instrumen satu ini memang mendatangkan ketertarikan sebagian orang yang belum paham dan merasa asing dengan reksadana. Biasanya salah satu hal yang sering ditanyakan sebagian orang kepada saya adalah pengertian nilai aktiva bersih pada reksadana.

Baca Juga: Rumus Altman Z Score : Cara Mengetahui Potensi Kebangkrutan Perusahaan

Sebelum lebih jauh membahas ini kita harus memahami terlebih dahulu pengertiannya. 

Menurut Investopedia dalam bahasa inggris istilah nilai aktiva bersih menjadi Net Asset Value:

“The net asset value (NAV) represents the net value of an entity and is calculated as the total value of the entity’s assets minus the total value of its liabilities. the NAV represents the per share/unit price of the fund on a specific date or time. NAV is the price at which the shares/units of the funds registered with the U.S.”

Sudah paham? 

Jika belum, saya punya pengertian nilai aktiva bersih secara sederhana.

“Nilai Aktiva Bersih (NAB) adalah nilai yang mewakili total nilai kekayaan bersih pada yang dimana merupakan pengurangan nilai total asset terhadap nilai total kewajiban suatu reksadana setiap harinya.”

Total asset diatas termasuk nilai total saham, obligasi, deposito dan kas pada suatu produk reksa dana. Total kewajiban merupakan biaya-biaya yang dikenakan oleh manajer investasi, bank kustodian dan biaya lain-lain.

Selain istilah NAB ada juga istilah Unit Penyertaan yang wajib kamu ketahui.

“Unit Penyertaan adalah satuan unit yang digunakan investor sebagai jumlah bukti kepemilikan pada produk reksa dana.”

Jika dalam saham bukti kepemilikan dalam bentuk jumlah lembaran maka dalam reksa dana dalam bentuk unit penyertaan.

Selain kedua istilah diatas, dalam investasi reksadana biasanya kamu akan melihat suatu produk reksa dana yang terlihat “harga” reksa dana tersebut. Dinyatakan dalam NAB/UP.

Menurut wikipedia NAB/UP

“NAB/UP adalah harga wajar dari portofolio suatu Reksadana setelah dikurangi biaya operasional kemudian dibagi jumlah saham/unit penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat tersebut. Nilai ini berubah-ubah setiap harinya dan dipengaruhi oleh transaksi pembelian dan penjualan Reksa Dana oleh para investor, harga pasar dari aset Reksa Dana dan perubahan dana kelolaan.”

Perlu kamu ketahui bahwa nilai awal dalam NAB/UP semua reksa dana akan dimulai pada 1.000. Jadi, semakin tingginya nilai NAB/UP melebihi 1.000 menunjukkan bahwa reksa dana telah menghasilkan keuntungan. Begitupun sebaliknya.

Per 30 September 2020, fund fact sheet Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan menunjukkan data sebagai berikut

Sumber: Fund fact Sheet Trimegah

Dapat dilihat dari data diatas menunjukkan selama NAB/UP reksa dana Trimegah keseluruhan telah mengalami penurunan kinerja yang dimana nilainya terlihat menurun dari 1.068 pada 31 Agustus 2020 menjadi 1.054 pada 30 September 2020 jika dalam persentase 1,31%. Terlihat dari total NAB serta UP juga mengalami penurunan. 

Dapat diartikan bahwa investor yang telah investasi pada reksa dana trimegah tersebut pada bulan September telah mengalami potensial loss sebesar 1,31%. Reksa dana pun merupakan instrumen investasi pasar modal yang memiliki risiko dalam berkurangnya nilai investasi seperti pada saham dan obligasi. Sehingga investor harus memahami risiko-risiko tersebut sebelum memutuskan untuk memilih investasi.

Sumber: Fund Fact Sheet Trimegah

Walaupun mengalami penurunan pada bulan lalu, reksa dana ini sudah mengalami kenaikan sejak penawaran umum pertama pada tahun 2019. Reksa dana memang cocok untuk investasi jangka panjang karena terlihat kondisi market saat ini yang sangat fluktuatif sehingga harus memahami hal tersebut.

Dari penjabaran diatas ketika kamu memiliki uang 10 juta dan ingin membeli reksa dana tersebut maka perhitungannya:

Modal investasi / ((NAB/UP) reksa dana pada hari pembelian)  

Hasilnya 10 juta / 1.054 maka kamu akan mendapatkan 9.487 Unit Penyertaan (UP). UP yang kamu miliki ini menunjukkan seberapa banyak kepemilikan pada suatu reksa dana tersebut. 

Sekarang sudah paham pengertian nilai aktiva bersih? nah jika ada yang masih bingung silahkan bertanya di kolom komentar ya 🙂