#NotesFromCEO-02 : Find Passion and Find Purpose Life

Sumber: Dokumen Pribadi

Catatan ke dua perjalananku kali ini bersama CEO pada bulan Oktober 2018 lalu. Salah satu kampus dari Jawa Timur yaitu Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) yang bertempat di daerah Ponorogo, mengundang Muhammad Assad untuk menjadi pembicara pada salah satu acara seminar nasional yang akan diadakan dikampus tersebut.

Singkat cerita, aku dan Mas Assad berangkat pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018. Tepat satu hari sebelum acara seminar diadakan dikarenakan kami harus melakukan perjalanan yang cukup jauh untuk menuju lokasi acara. Dari Jakarta kami memutuskan untuk memilih jadwal penerbangan sore hari sehingga ketika tiba di bandara Adi Soemarmo pun tidak terlalu malam.

Saat tiba di bandara, kami disambut oleh teman-teman panitia dari kampus. Lalu kami melanjutkan perjalanan menggunakan mobil dengan waktu tempuh kurang lebih tiga jam sehingga kami tiba pada pukul 23.00 WIB. Perjalanan yang cukup melelahkan melalui jalan yang berkelok-kelok 😀

Keesokan harinya, kami disambut oleh panitia acara untuk melakukan briefing acara terlebih dahulu. Lalu tepat pukul 08.30, acara pun dimulai dengan sambutan oleh teman-teman dari senat mahasiswa Fakultas Syariah dan juga jajaran dosen dan dekan IAIRM. Seminar entrepreneurship kali ini mengambil tema “Create Your Own Business, Find Your Passion, Find Your Purpose Life”.

Sumber: Dokumen Pribadi

Sekitar dua jam Mas Assad menyampaikan materi untuk memotivasi dan berbagi pengalaman membangun bisnis kepada para mahasiswa IAIRM untuk mulai berani berbisnis sejak mahasiswa. Selama seminar berlangsung terlihat para mahasiswa sangat antusias mendengarkan juga terlihat pada sesi tanya jawab yang disediakan.

Bahkan ketika acara sudah selesai pun masih dilanjutkan sesi foto bersama oleh para mahasiswa. Kurang lebih 15 menit, para mahasiswa dan mahasiswi saling berebut agar bisa foto bersama Mas Assad.

Selesai acara, kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta. Perjalanan ini benar-benar membutuhkan kesabaran dikarenakan harus kami tempuh selama empat jam hingga kami tepat tiba pukul 18.00. Tetapi lelahnya perjalanan akhirnya terbayarkan dengan bisa bermalam di kota yang terkenal dengan makanan khasnya yaitu gudeg.

Tidak begitu lama, kami disambut oleh teman Mas Assad pemilik salah satu butik batik terkenal di hotel tempat kami menginap. Lalu kami diajak jalan-jalan untuk ke beberapa tempat kuliner di Yogyakarta. Selama empat jam kami menghabiskan waktu ber tiga sambil ngobrol sana-sini kemudian diakhiri dengan menyicipi kopi arang yang terkenal dengan sebutan Kopi Joss di jalan malioboro. Kemudian saya dan mas assad kembali ke tempat penginapan karena esok paginya kami sudah harus kembali bekerja di Jakarta.

My Notes:

Perjalanan ini menjadi salah satu perjalanan yang cukup melelahkan karena memakan waktu selama tiga hari dua malam. Dalam perjalanan kali ini pun saya mendapatkan hikmah yang dapat dipelajari yaitu tentang passion dan tujuan hidup.

Sumber: pixabay.com

Find Purpose Life

Dalam menjalani kehidupan ini, setiap manusia harus menemukan tujuan hidupnya masing-masing. Seperti perjalanan kami, jika tidak tahu mau kemana maka perjalanan tiga hari dua malam akan menjadi hal yang sia-sia. Karena kami sudah mengetahui “tujuan perjalanan” ini maka kami bisa mengatur waktu dengan sebaik-baiknya agar perjalanan ini lebih bermanfaat dan bermakna.

Dari berbagi ilmu dan pengalaman di ponorogo hingga bisa menjalin silahturahmi di Jogja. Coba bayangkan, jika tidak paham tujuan dari perjalanan ini apa yang akan dilakukan? Mungkin hanya tidur berhari-hari di hotel tanpa melakukan aktifitas apapun sehingga perjalanan ini menjadi sangat membosankan.

Setiap manusia harus mempunyai tujuan dalam hidupnya agar dapat mengetahui mau kemana diri ini akan melangkah. Dengan mengetahui tujuan hidup masing-masing maka akan lebih cepat melakukan aksi dan berproses untuk mempercepat kesuksesan jika dibandingkan dengan orang lain yang bahkan tidak tahu tujuan dalam hidupnya.

Sumber: steemitimages.com

Find Passion

Selain belajar mengenai tujuan hidup, perjalanan ke Ponorogo ini mengajarkanku pentingnya menemukan passion. Dengan menemukan passion maka proses mencapai tujuan hidup yang diinginkan setiap orang dapat dicapai. Ibaratnya, passion ini menjadi bahan bakar kendaraan kita untuk terus bersemangat sampai tujuan tercapai.

Lalu bagaimana cara mencari passion itu? Mungkin itu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang.

Ada banyak cara untuk menggali passion yang kita miliki. Dari perbanyak membaca buku, mengikuti segala aktifitas yang disukai hingga banyak berkenalan dengan orang-orang. Dengan sendirinya kita akan menemukan passion yang sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Oya, aku juga sering membaca blog-blog yang menjelaskan apa itu passion seperti http://www.dedydahlan.com/topik/blog-passion/ dan http://www.jamilazzaini.com/menemukan-passion/

Kalau menurut kamu, apa kah passion itu?

Silahkan tulis di kolom komentar dibawah ini tentang ceritamu mencari passion dan mencari tujuan hidup agar saling menginspirasi.

Salam 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *