Deposito Syariah, Solusi Simpanan yang Sesuai Amanah

Sumber: pixabay.com

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan produk simpanan bank yang bernama deposito. Tentu saja, deposito merupakan salah satu produk perbankan yang memberikan keuntungan yang lebih daripada produk tabungan.

Sebelum lebih lanjut buat ngobrolin deposito yang perlu kamu ketahui yaitu tulisan kali ini lebih fokus untuk membahas deposito syariah.

Here we go…!

Gimana sistemnya deposito syariah itu? Beneran syariah? Berapa keuntungannya? Tanya mu bertubi-tubi karena saking penasaran.

Jadi simpelnya begini misal kamu taruh uang di produk deposito yang dimiliki salah satu bank swasta lalu uang mu akan ditahan sementara waktu sesuai dengan perjanjian hingga jatuh tempo sesuai perjanjian awal dan kamu juga mendapatkan imbal hasil dari simpanan itu.

Kok bisa?

Uang yang masuk melalui produk deposito oleh pemilik dana yaitu kamu para pembaca blog ini (shahibul maal) akan digunakan oleh bank (mudharib) sebagai bentuk penyaluran pembiayaan kepada pihak ke tiga. Dari penyaluran pembiayaan ini lah maka akan ada bagi hasil (nisbah) yang bisa didapatkan dari antara pihak bank dan pihak ke tiga sesuai perjanjian di awal.

Simpel bukan?

Kemudian bank akan memberikan keuntungan kepada pemilik dana dari sistem bagi hasil tersebut yang dilakukan oleh bank dengan pihak ketiga sehingga pemilik dana mendapatkan keuntungan dari investasi ke produk deposito tersebut. Itu lah alasan utama bagaimana kita bisa mendapatkan keuntungan dari deposito syariah.

Sumber: pixabay.com

Kira-kira akad apa sih yang digunakan dalam deposito syariah ini? Tanya mu yang masih penasaran.

Jawabannya adalah akad mudharabah sesuai dengan Fatwa DSN MUI no.03 tahun 2000. Jadi buat kamu yang masih ragu dengan deposito syariah tenang aja karena fatwanya udah dikeluarkan langsung dari DSN MUI sejak 19 tahun lalu!

Selain itu pada proses aliran dana di deposito syariah, pihak bank menggunakan akad jual beli dan kerjasama usaha (syirkah) dan bukan akad pinjam sehingga tidak mendapakan bunga dari hasil pembiayaan kepada pihak ketiga. Pembiayaan yang disalurkan juga harus dilihat usaha apakah termasuk golongan haram atau halal untuk menghindari usaha yang tidak sesuai dengan ketentuan syariah,

Sehingga sah-sah aja buat kita sebagai umat muslim merasa lebih aman dan tenang untuk menggunakan produk keuangan satu ini.

Apakah tertutup hanya pada umat muslim saja? Tentu saja tidak. Siapapun boleh menitipkan uangnya di deposito syariah.

Lalu gimana sistem bagi hasilnya? Tanya mu yang semakin penasaran.

Dari awal sudah ditentukan besaran dari nisbah misal 60%:40% yang berarti nasabah akan mendapatkan bagi hasil sebesar 60% dan bank akan mendapatkan bagi hasil sebesar 40% dari total keuntungan yang didapatkan oleh dana yang terhimpun oleh bank dengan memberikan pembiayaan kepada pihak ketiga seperti pembiayaan usaha dll sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Selain imbal hasil yang jelas mengutungkan nasabah dan jauh dari bunga riba maka keuntungan ketika kamu menempatkan dana di deposito syariah adalah dengan dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang langsung dikelola oleh pemerintah. Enaknya lagi deposito syariah cocok buat tujuan keuangan mu dengan jangka waktu kurang dari setahun.

Kalau kamu mulai tertarik mencoba deposito syariah ini kamu bisa mendatangi Bank Umum Syariah (BUS) atau Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) terdekat ditempatmu. Salah satu yang terpercaya adalah BPRS HIK.

Dengan minimal setoran awal sebesar 1 juta dengan jangka waktu yang fleksibel dari 1,3,6 dan 12 bulan bisa menjadi alternatifmu untuk menyimpan uang dengan imbal hasil yang menarik. Perlu kamu ketahui juga, imbal hasil yang kamu dapatkan dari deposito syariah juga dikenakan pajak Pph Final sebesar 20%. 

Apakah kamu udah punya pengalaman menyimpan uang di deposito syariah? Silahkan share di kolom komentar dibawah ya 😊

Sudah Punya Dana Darurat? Begini Cara Menyiapkannya

Sumber: www.fool.com

Saat ini, lagi gencar-gencarnya kampanye tentang pentingnya berinvestasi. Baik dari para perencana keuangan hingga lembaga-lembaga keuangan yang melakukannya. Dari produk investasi yang beneran hingga abal-abal semuanya seakan-akan berebut saling minta perhatian.

Termasuk blog ini juga yang dari awalnya emang fokus buat ngobrolin segala hal tentang dunia investasi kepada para pembacanya. Padahal ada satu hal yang PENTING banget yang harus kamu pahami sebelum dadakan ngomongin investasi ini itu.

Continue reading “Sudah Punya Dana Darurat? Begini Cara Menyiapkannya”