3 Tips Ini Akan Membantu Kamu Yang Masih Awam Untuk Memilih Sekuritas

Selama ini banyak sekali yang bertanya kepada saya bagaimana cara untuk memulai berinvestasi di saham. Dari yang nanya serius sampai yang hanya sekedar iseng karena penasaran.

Memang sih, berinvestasi pada saham masih menjadi hal yang jarang dilakukan setiap orang khususnya masyarakat Indonesia sendiri. Akhir tahun 2016 pun baru sekitar 534 ribu orang dari total populasi penduduk Indonesia sebesar 260 juta yang baru memiliki Single Investor Identification.

Untuk meningkatkan jumlah investor maka Bursa Efek Indonesia (BEI) pun memiliki program “Yuk Nabung Saham” yang sedang digencarkan beberapa tahun terakhir. Karena banyaknya sosialisasi ke berbagai daerah membuat banyak orang mulai penasaran bertransaksi saham.

Untuk mengikuti program Yuk Nabung Saham, calon investor harus memiliki rekening terlebih dahulu di perusahaan sekuritas (sama seperti menabung di bank harus memiliki rekening terlebih dahulu untuk bertransaksi).

Sebelum lebih jauh kita harus memahami terlebih dahulu yang namanya “Sekuritas”. Sekuritas merupakan perusahaan yang menjadi perantara (broker) untuk melakukan transaksi jual beli surat berharga (saham, obligasi dll) yang ada di pasar modal.

Saat ini terdapat sekitar lebih dari 100  perusahaan sekuritas yang menyediakan jasa untuk transaksi saham bagi calon nasabahnya. Karena jumlahnya yang banyak seorang calon investor perlu memahamni beberapa tips sebelum melakukan proses opening account di sekuritas.

1. Sekuritas Memiliki Izin dan Terdaftar Resmi di Situs BEI

Izin yang dimaksud disini adalah izin resmi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan BEI sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek. Jika memiliki izin yang resmi calon investor tidak usah khawatir apakah perusahaan abal-abal atau tidak. Selain itu calon investor harus melakukan cek di sini terlebih dahulu agar terhindar dari sekuritas yang tidak resmi dan dapat mengakibatkan kerugian ketika sudah menjadi nasabah di sekuritas tersebut.

2. Fasilitas yang Ditawarkan Oleh Sekuritas

Persaingan yang ketat antar perusahaan sekuritas maka membuat perusahaan berlomba-lomba memberikan fasilitas yang terbaik untuk calon nasabahnya. Fasilitas ini terdiri dari fee transaksi jual (0,25%-0,28%) atau beli (0,15%-0,18%) saham, layanan online trading baik untuk mobile ataupun pc, laporan dari tim riset yang memberikan rekomendasi dan mengulas saham, pelatihan kepada calon nasabah dan lain sebagainya.

3. Berpengalaman dan Bebas dari Sanksi BEI

Semakin lama berdirinya perusahaan sekuritas maka semakin bagus dengan asumsi semakin berpengalaman menjadi broker maka semakin besar kepercayaan calon investor karena sudah memiliki track record yang lama. Selain memiliki pengalaman yang lebih lama perusahaan sekuritas yang bagus terhindar dari sanksi seperti suspend (penghentian sementara aktifitas perusahaan biasanya karena sedang bermasalah)

Itulah 3 tips dasar dan sederhana yang dapat dijadikan referensi untuk calon investor dalam memilih perusahaan sekuritas.

Dari pengalaman pribadi saya, salah satu sekuritas yang sesuai dengan tiga tips yang saya bahas diatas adalah NH Korindo Sekuritas. Jika tertarik untuk bertanya lebih jauh mengenai sekuritas ini dapat melihat website nya di nhsec.co.id atau berdiskusi lebih lanjut di kolom komentar dibawah ini.

Happy Investing! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *